KLIKMU.CO — Pembiasaan ibadah dan kepedulian sosial terus ditanamkan SD Muhammadiyah 15 Surabaya (SDM Limas) kepada peserta didiknya. Salah satunya melalui kegiatan Friday Charity, shalat Dhuha berjamaah, dan Gema Al-Kahfi yang digelar di halaman Gedung 1 SDM Limas, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti seluruh siswa kelas I hingga VI bersama ustadz dan ustadzah serta karyawan SDM Limas. Para peserta mengenakan pakaian serba putih sesuai pemberitahuan sekolah dan membawa infak terbaik untuk dimasukkan ke kotak Friday Charity yang telah disediakan.
Setelah itu, seluruh siswa menyusun shaf dengan rapi untuk melaksanakan shalat Dhuha berjamaah. Shalat Dhuha dipimpin Alfath Dastan Fauzio, siswa kelas VI Ibnu Taimiyah.
Usai shalat, setiap peserta mendapatkan satu lembar surat Al-Kahfi. Pembacaan surat tersebut kemudian dilakukan bersama-sama dengan dipimpin Emyr Janitra, siswa kelas V Buya Hamka SDM Limas.
Bagus Waskito Utomo SPd, yang menjadi pengantar kegiatan, mengajak seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan khusyuk.
“Mari kita jadikan momentum Safar ini sebagai awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, penuh keberkahan, dan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Taala,” ungkap ustadz yang akrab disapa Tomo tersebut.
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 15 Surabaya Mationo MA menjelaskan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut kepada Wartawan Cilik (WarCil) SDM Limas.
Wawancara dilakukan Kirana Thalia Puteri Anugerah, siswa kelas VI Ibnu Qayyim, sebagai reporter. Ia didampingi Aisyah Ayudia Inara Raharja, siswa kelas VI Ibnu Sina, sebagai voice recorder, dan Azzahra Ayudia Inara, siswa kelas VI Ibnu Qayyim, sebagai fotografer.
Kirana menanyakan tujuan pelaksanaan Friday Charity, shalat Dhuha berjamaah, dan Gema Al-Kahfi di halaman sekolah.
Mationo menjelaskan, kegiatan tersebut memiliki beberapa tujuan, mulai dari syiar Islam hingga membangun kebiasaan positif pada diri siswa.
“Kegiatan ini dilaksanakan pertama sebagai syiar Islam kepada masyarakat sekitar dan umat Islam secara umum. Kedua, mendidik anak-anak Limas agar peduli sesama lewat Friday Charity, membiasakan shalat Dhuha sebelum memulai belajar, dan gemar membaca surat Al-Kahfi baik di sekolah maupun di rumah,” jelasnya.
Menurut Mationo, pelaksanaan kegiatan di halaman sekolah juga memiliki nilai pendidikan tersendiri. Para siswa dilatih membangun kebersamaan, menata sandal dengan baik, menyusun shaf secara rapi, serta melaksanakan shalat Dhuha dengan khusyuk.
Selain itu, pembacaan Al-Kahfi secara bersama-sama di halaman sekolah menjadi bagian dari upaya membiasakan siswa berinteraksi dengan Al-Qur’an.
Dua Kali Setiap Bulan
Kirana kemudian menanyakan harapan sekolah setelah kegiatan tersebut dilaksanakan.
Mationo berharap pembiasaan yang dilakukan di sekolah dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan dua kali setiap bulan pada hari Jumat.
“Kegiatan ini dilaksanakan dua kali pada hari Jumat setiap bulan. Maka diharapkan anak-anakku semua, didampingi ustadz dan ustadzah, bisa sadar memulai dari dirinya sendiri dan mampu menerapkan Friday Charity, shalat Dhuha berjamaah, dan Gema Al-Kahfi dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, SDM Limas tidak hanya mengajarkan siswa tentang ibadah, tetapi juga membangun kebiasaan berbagi, kedisiplinan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini.
(Ali Shodiqin/AS)












